Main Cast
- Kim min seok As Xiumin
- Sohee as Sora
- Park Chanyeol as Sehun juga chanyeol asli
- Choi Sooyoung as Kim Min Ah
other cast : bisa di baca nanti
desclaimer : cerita, tataa letak, murni keluar dari pikiran sendiri, tapi ada satu Xiumin belong to me.
satu lagi banyak typo bertebaran.
poster made by Icheichi
desclaimer : cerita, tataa letak, murni keluar dari pikiran sendiri, tapi ada satu Xiumin belong to me.
satu lagi banyak typo bertebaran.
poster made by Icheichi
cerita sebelumnya
lelaki misteruis yang menyukai sora akhirnya datang, dengan sangat hati-hati dia mengikuti sora. bukan mengikuti, tapi dia berpura-pura membenarkan jasnya. sampai pertemuan itu terjadi, sora masih tetap acuh.
cerita selanjutnya (happy reading)
Jam kuliah Sora sudah selesai. Sora merasa capek hari itu, dia
menelpon sehun
“sehunie, tolong jemput aku, aku rasa aku tak enak badan.” Kata Sora
di telpon
“iyya nona, aku akan segera ke sana, tapi berhubung nona yang bawa
mobilnya mungkin saya dari sini pakai taksi jadi bersabarlah sedikit ya.” Kata sehun
“iyya aku tunggu.” Kata Sora menutup telponnya.
Sora duduk di depan kursi taman. Dia memutar
lagu kesukaannya sambil menutup mata dan merasdakan angin yang menerpa pipinya
lembut.
“so baby don’t go….” Sora tak sadar berdendang seperi itu dan
terdengar oleh lelaki yang tadi pagi menabraknya.
“suaramu merdu juga.” Kata lelaki itu
Sora terkejut dan membuka matanya. Sora hanya membenarkan cara
duduknya, tak berkata sepatah kata pun.
“aku orang baik-baik. Jangan takut.” Kata lelaki itu menambahkan.
Tak lama setelah itu sehun datang.
“maaf menunggu lama, ayo kita pulang.” Kata sehun.
“ah iyya oppa, mari kita pulang.” Kata Sora dia pergi tanpa menoleh
ke lelaki yang tadi. Lelaki itu terus melihat kepergian Sora
“ini akan menjadi sesuatu yang sulit, ah aku suka perempuan itu.” Kata
lelaki itu dan pergi berlawanan arah.
Di jalan sehun mengingat muka lelaki yang di temui Sora. Dan dia
berpikir bahwa lelaki itu pernah dia temui sebelumnya. Dan dia juga berpikir
bahwa mauka lelaki itu sedikit mirip
dengan majikannya.
“maaf nona atas kata-kata yang tadi, aku tak memanggimu dengan
sebutan nona.” Kata sehun
“iyya tak apa- apa, tadi juga aku memanggimu oppa jadi kita impas.”
Kata Sora mebuat senyum simpul yang sangat manis di mukanya. Sehun yang melihat
itu dari kaca spion juga tersenyum.
“ah sehuniie aku belum pernah melihatmu tersenyum sepert itu, kau
tampan juuga rupanya. Oh iya min ah bagaimana?” kata Sora
“aku sering tersenyum hanya saja selalu di tempat tertuutp. Dia
sudah agak baikkan.. kita sudah sampai.’’ Kata sehun. Dia langsung mebukakan
pintu mobil dan berjalan menuju apartemen.
Sesampainya di kamar Sora dan sehun kaget karena banyak makanan
yang tersedia di meja makan.
“ah apa sebelum kau menjemputku kau yang memasak ini semua?” Tanya Sora
“bukan nona.” Kata sehun singkat dia melihat sekeliling dan
mendapati min ah sedang bolak balik merapikan meja makan. Sehun menepuk bahu Sora
pelan dan berisyarat untuk melihat ke arah dapur.
“ini aku yang masak ucapan terima kasih karena kalian sudah
menyelamatkanku. Silahkan di makan.” Kata min ah sambil membawa semangkuk sup
yang masih beruap, ia siapkan itu di meja makan.
“waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh wangiiinyaaa sedap
sekaliiiiiii. Aku jadi sangat lapar. Sehuniie jangan-jangan kalian berjodoh
haha.” Kata Sora sedikit melepaskan tawa. Sehun yang sedari tadi berada di
belakang Sora terheran kenapa bisa Sora berkata seperti itu. Min ah pun hanya
tersenyum tahu maksud apa yang di katakana Sora
“Sora pengawalmu tak mengerti tentang apa yang kau katakana
barusan.” Kata min ah tersenyum
mempersilahkan Sora duduk di kursi dekat min ah.
“aku seperti tamu di sini.” Kata Sora yang terus melihat makanan
“dan kau itu pemilik rumah ini.” Sora melanjutkan perkataannya. Dia
langsung menyuruh sehun duduk di depannya tapi dia menggeleng. Dengan sigap Sora
langsung menggandeng tangan sehun menyuruhnya duduk di depannya dan sehun
menurut.
“aku sangat lapar, mari di makan.” Sora dengan sigap mengambil
sendok dan makan dengan lahap. Begitu juga min ah dan sehun. Mereka makan
dengan sangat lahap.
Makan selesai. Sora dan sehun membereskan meja makan.
“eh biar aku saja, aku yg masak jadi kau yang bereskan.” Kata min
ah
“tak usah, kau harus istirahat lagi, kau memasak masakan yang enak
pasti kau cape, jadi sekarang duduklah.” Kata sehun
“iya biar aku dan sehun yang mebereskan.” Sora dengan sigap
mebereskan dan membersihkan meja makan sedangkan sehun mencuci piring dan
peralatan yang kotor di dapur. Min ah hanya tersenyum melihat kelakuan
orang-orang yang menolongnya.
“kalian bukan seperti pengawal dan majikan. Lebih seperti suami
istri ah tidak lebih seperti kakak dan adik.” Kata min ah tak sengaja
mengeluarkan kata-kata itu, Sora hanya tersenyum, dia seperti ingin berkata
sesuatu tapi karena pekerjaannya belum beres dia lanjutkan itu. Setelah
selesai, Sora menghamipri min ah dan duduk di dekatnya.
“dia sudah lama bekerja denganku, dia juga yang selalu ada di
dekatku, jadi memnag ya seperti ini hubungan kami, lebih kekeluargaan.” Kata Sora
menjelaskan. Menekakan kata KEKEluargaan.
“senang ya, kalian tak sekandung tapi sangat dekat, nah aku kakak
kandungku sekarang juga tak tau di mana berada, ada berita dia meninggal 10
tahun lalu tapi sebelum aku melihta mayatnya aku tak mau percaya kalau dia sudah meninggal.” Min
ah menjelaskan
“aku minta maaf dan juga turut berduka mendengar hal itu. tapi itu
10 tahun yang lalu, mungkin mayatnya sudah jadi abu, atau kalau memang dia
masih hidup, apa aku masih ingat mukanya.” Kata Sora
“dia punya tanda lahir di punggung sebelah kiri, sama denganku.” Kata
min ah sambil memperlihatkan tandanya itu.
Sehun yang sedari tadi mencuci di dapur kaget ketika min ah berkata
tanda di punggung sebelah kiri. Dia merasakan sakit kepala yang teramat sangat
sakit, sampai menjatuh kan diri ke lantai.
Pranggggg
Sora yang mendengar suara itu langsung menghampiri suara dan menadapati
sehun terduduk memegang kepalanya
“sehun kau baik-baik saja? Apa kepalamu terasa sakit lagi? Kenapa?”
kata Sora
Sehun tak menjawab dia hanya mengangguk pelan. Sora dengan sisgap
mebereskan cucian dan membopong sehun ke ruang tamu dan membaringkannya di
sofa. Min ah yang melihat itu juga tak tinggal diam, ia mngembilkan minum dan
di serahkan ke Sora.
“ini minum dulu, apa kau baik baik saja?” kata Sora khawatir
“tolong jangan buat aku takut.” Kata Sora matanya hamper berair
“jangan mennagis, aku bak baik saja.” Kata sehun.
“kau kah adikku? Aku rupanya punya adik.” Kata sehun melihat min ah
dengan sedikit berair
“apa, kau, benar-benar chanyeol?” kata min ah heran.
“aku tak tahu pasti, tapi sebelum aku terjatuh tadi, aku melihat sosok
anak perempuan kecil, dia memberikannku kalung, dan kau berkata bahwa kakakmu
itu mempunyai tanda yang sama denganmu di punggung sebelah kiri. Dan aku juga
punya tanda di punggung sebelah kiri.” Kata sehun sembari membuka sedikit
bajunya dan memperlihatkan tanda yang memang sangat persis dengan yang di
punyai min ah
“kalian kakak beradik rupanya. Aku senang.” Kata Sora yang sebentar
lagi air matanya menetes jatuh
“nona, tapi ini belum pasti. Aku belum sepenuhnya ingat semua.” Kata
sehun kembali mengenakan bajunya
“sehun, 2003 kau di angkat menjadi pengawal pribadiku, jadi sudah
10 tahun kau bersamaku.” Kata shyma
“apa?, buknnya 2002?” kata sehun heran
“tidak, yg benar itu 2003. Sudahlah yang penting sekarang kau sudah
bertemu adikmu walalupun itu masih gantung, tapi setidaknya jika kau bersamanya
terus mungkin kau akan ingat, dan untuk itu aku putuskan, kau min ah, akan
berada di sini selama yang aku mau. Sampai dia ingat semuanya.” Sora berkata dengan
semangatnya
“Dan kebetulan ada kamar
kosong di sebelah kamarku jadi kau bisa memakainyua, juga baju, kau boeleh meminjam
punyaku walau itu mungkin kecil, nanti kita akan berbelanja.” Kata Sora panjang
lebar. Min ah hanya menangis dan tak tau apa yang harus di katakana. Dia
langsung memeluk sehun yang belum di ketahui benar atau tidaknya dia adalah
kakak kandungnya atau bukan.
“ini pasti takdir, ya takdir, kau dan kakakau. Kita bertemu, bolehkah
aku menangis.”kata min ah
“ya kau boleh mennagis.” Kata Sora
Hari itu di sudahi dengan sedikit terungkapnya siapa sehun
sebenarnya, dia kakak yang selama ini di cari oleh min ah. Park chanyeol. Sehun
hanyalah nama yang di berikan oleh ayah Sora, karena sebelumnya chanyeol tak ingat
siapa dirinya.
to be continued...
kapan ini ketemu abang xiumin nya???
#nangis di pojokan
*aadakah yang mau kasih saran???
*aegyo mode on*
to be continued...
kapan ini ketemu abang xiumin nya???
#nangis di pojokan
*aadakah yang mau kasih saran???
*aegyo mode on*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar